Berita

Pembangunan Pasar di Samarinda

21 Maret 2012
Diposting oleh: Indarni Amalia
Sumber:

Pembangunan Pasar di Samarinda SAMARINDA,- Pemerintah Provinsi Kaltim dengan DPRD Kaltim telah mempunyai komitmen mengalokasikan anggaran Rp 300 juta untuk perencanaan pembangunan pasar di Samarinda dan biaya itu diluar proyek fisik.Demikian dikatakan Sudarno, Ketua komisi I DPRD Kaltim, yang juga pembina asosiasi pedagang pasar se-Samarinda ketika ditemui di ruangannya, Selasa (20/3). Untuk lokasi pasar -pasar mana saja yang akan dibangun ditentukan oleh pemerintah kota Samarinda.

"Nanti untuk pelaksanaan kita atur didalam APBD berikutnya. Ketika pasar dibangun pemerintah, maka ketika pedagang masuk akan gratis. Tidak perlu ada pembayaran kecuali untuk biaya administrasi dan sejenisnya. Nanti, pemerintah kota yang mengelola," kata Sudarno.

Ditegaskannya, bahwa ketiadaan  APBD yang menjadi alasan pemerintah melibatkan investor adalah tidak tepat. Karena menurutnya, untuk pembangunan fasilitas publik seperti pasar tradisonal yang berguna untuk rakyat, dana pemerintah cukup bahkan sangat memadai.

"Sekarang pertanyaannya bukan sanggup atau tidak. Tapi mau atau tidak tanpa melibatkan inevestor. Juga pedagang, mau atau tidak dibangunkan oleh pemerintah. Kalau pedagang juga tidak mau dibangunkan pemerintah, apa mau dibuat," katanya.

Juga terkait pembangunan Pasar Baqa, Pemkot Samarinda menyerahkan penataan pasar tradisional di kota ini kepada investor. Setelah Pasar Segiri, Pasar Sungai Dama, dan Pasar Kedondong, kini giliran Pasar Baqa di Samarinda Seberang yang hendak diserahkan ke investor. Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak karena pedagang sendiri sudah menyetujui rencana pemerintah tersebut.( kutipan : TBK )