Berita

Hari Ini, Ratusan Angkot Mogok

01 September 2009
Diposting oleh: Indarni Amalia
Sumber:

Hari Ini, Ratusan Angkot Mogok SAMARINDA. Hari ini ratusan angkutan kota (angkot) untuk semua jenis trayek akan mogok beroperasi, menyusul belum dipenuhinya tuntutan mereka soal taksi argo di Samarinda. Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda pun melakukan antisipasi, kemungkinan ada pelajar yang biasa menggunakan angkot dan tak bisa menuju sekolahnya. "Kalau di perkotaan sudah sedikit diatasi dengan berkoordinasi dengan Kepala Sekolah se-Samarinda. Saya mengimbau orang tua anak didik untuk mengantar jemput. Tapi bagaimana dengan sekolah yang berada pinggiran kota, apakah orang tuanya ada kendaraan," ujar Kepala Disdik Kota Samarinda, Abdul Rachim kepada Sapos kemarin.

Menurutnya, mereka yang berada di pinggiran kota didominasi orang kurang mampu. Untuk akses menuju ke sekolah biasanya sangat jauh dari rumahnya, karena di kawasan pinggiran biasanya sekolahnya sangat sedikit. Sehingga, setiap harinya mereka rutin menggunakan angkot.

"Kita lihat besok (hari ini, Red), karena pihak sekolah sudah diminta untuk mendata anak didik yang belum juga hadir hingga pukul 07.30 Wita. Harapan kami jangan sampai persoalan demo angkot ini merugikan aktivitas pendidikan di kota kita," terangnya.

Terpisah, Kepala Dishub Kota Samarinda Supriady Semta menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi aksi mogok angkot yang rencananya akan digelar hari ini Pukul 09.00 Wita, pihaknya telah menyiapkan 4 unit armada bus pelajar. "Mudah-mudahan bisa maksimal beroperasi. Dengan adanya aksi dari para pemberi jasa transportasi umum, jangan sampai mengorbankan para pelajar yang sebenarnya tidak bersalah," imbuhnya.

Di sisi lain, rencananya aksi itu akan bertolak dari Jl Slamet Riadi lalu langsung menuju kantor Walikota Samarinda. Aksi mereka kesekian kalinya terkait tuntutan agar Argo Malibo Taksi oleh PT Mega Buana Lintas Borneo tidak dibiarkan beroperasi di Samarinda.

Kemudian, taksi argo dengan rute Balikpapan-Samarinda diminta mangkal di wilayah asalnya Balikpapan, karena selama ini mangkalnya di Samarinda. Selain itu, penerapan jasa travel menggunakan bus mengantarkan ke luar daerah harus dihentikan. "Mereka takut gara-gara itu, pendapatan mereka mulai berkurang," paparnya. (rm-1)( sapos )