Selamat Datang di Website Official Bappeda Samarinda.

Online Support

Admin

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari ini : 823
Pengunjung Minggu ini : 564
Pengunjung Bulan ini : 2959
Pengunjung Keseluruhan : 24540

KKJT Sudah Siapkan 22 Kendaraan Truk

Diterbitkan Pada 12 Januari 2017 | Tidak ada kategori

SAMARINDA – Seperti yang sudah direncanakan sebelumnya, Kamis (12/1) pagi ini Walikota Syaharie Jaang bersama Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan (KKJT) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rumah (PUPR) akan menggelar loading test atau uji beban terhadap kekuatan Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II.Hal ini disampaikan Ahmad Husein dari Dinas Pekerja Umum (PU) Samarinda. “Ya hari ini (kemarin) tamu dari Jakarta sudah tiba langsung kami jemput, besok (hari ini) akan uji beban jembatan. Mudahan saja tidak ada kendala,” kata Husein dihubungi harian ini via telepon selulernya kemarin.Uji beban yang selain karena prosedur juga dilakukan agar ada dasar dan pembuktian jembatan sudah layak dilalui sehingga, dalam waktu dekat jembatan akan dibuka untuk umum, dijadwalkan berlagnsung mulai jam delapan pagi. Adapun beberapa obyek yang diuji salah satunya vender jembatan. “Nantinya akan ada 22 kendaraan truk roda 10 masing-masing membawa beban 25 ton yang melintas di atas jembatan. Itu bagian dari uji coba kekuatan jembatan,” jelasnya.Disinggung soal anggaran untuk uji beban ini, disebutkan Husein secara keseluruhan jumlahnya mencapai Rp 1,5 Miliar. Anggaran sebesar itu digunakan untuk menyewa truk, mengundang Kementerian PUPR dan biaya lainnya.“Mudahan saja uji beban besok (hari ini) berjalan lancar tidak ada kendala karena uji beban itu sangat menentukan untuk kepastian kapan bisa digunakan Jembatan Mahkota II,” paparnya.Sebelumnya Komisi III DPRD Samarinda juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke jembatan yang tahun ini memasuki 14 tahun sejak proses peletakan batu pertama pada 2003 silam.Dalam peninjauannya, Ketua Komisi III Adhigustiawarman meminta agar keselamatan penggunanya jalan betul betul diperhatikan. “Jangan sampai karena ini jembatan tanpa rangka menggunakan beton, hanya jadi kelinci percobaan. Terlebih yang kita tahu ada beberapa baut yang hilang dan jumlahnya pun tidak sedikit,” ujar Adhigustiawarman. “Saran kami baut-baut yang hilang itu diperhatikan juga, apakah berpengaruh atau tidak. Selebihnya kami percayakan saja pada Pemkot Samarinda,” demikian Adhi.