Berita Terbaru

RSS

Nilai Ekonomi Samarinda Kuat

26 September 2011

Nilai Ekonomi Samarinda Kuat SAMARINDA—Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail mengemukakan Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Samarinda sangat tepat terus memperluas layanan di kota Samarinda dengan membuka lagi 2 kantor Cabang Pembantu (KCP) Hasan Basri dan KCP Sudirman ditengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan ekonomi di ibukota propinsi Kaltim ini.“Apa yang dikatakan kepala Kanwil V Bank Syariah Mandiri (Gunawan Arief Hartoyo) bahwa Samarinda saat ini menuju daerah yang mempunyai pertumbuhan ekonomi yang kuat, terbukti dengan banyaknya bisnis berjalan.

Potensi Seni Budaya Kaltim Dapat Difilmkan

26 September 2011

Potensi Seni Budaya Kaltim Dapat Difilmkan JAKARTA - Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan Kalimantan Timur memiliki potensi sumber daya kesenian dan kebudayaan yang sangat besar bahkan potensi ini dapat dituliskan dalam buku maupun dalam bentuk film.Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Awang Faroek Ishak usai menyaksikan pergelaran kesenian dan kebudayaan daerah Kaltim di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim pada Sabtu malam (24/9). Menurut dia, Kalimantan Timur yang terdiri dari 14 kabupaten dan kota serta didukung dengan masyarakat yang heterogen tentu menambah khasanah seni dan budaya Kaltim.

Gubernur Minta 3 Negara Komitmen Jaga Heart of Borneo

23 September 2011

Gubernur Minta 3 Negara Komitmen Jaga Heart of Borneo SAMARINDA –Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta agar tiga Negara yakni, Brunei Darussalam, Malaysia dan Indonesia tetap berkomitmen menjaga Heart of Borneo (HoB) melalui penerapan pengelolaan kawasan hutan dengan prinsip dasar konservasi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.“Heart of Borneo dimaksudkan untuk mempertahankan dan memelihara keberlanjutan manfaat kawasan hutan hujan terbaik yang masih tersisa di Borneo, kepentingannya adalah untuk kesejahteraan generasi saat ini dan generasi setelah kita,” kata Awang Faroek saat membuka 5th Heart of Borneo Trilateral Meeting di Balikpapan,

Tujuh Daerah Ditunjuk Pengembangan Minapolitan

23 September 2011

Tujuh Daerah Ditunjuk Pengembangan Minapolitan SAMARINDA –Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 32 Tahun 2010, maka terdapat tujuh daerah baik kabupaten maupun kota di Kaltim ditunjuk sebagai kawasan pengembangan minapolitan (kawasan perikanan terpadu) kawasan ekonomi perikanan.Adapun tujuh kabupaten dan kota tersebut yakni Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Balikpapan, Kutai Timur, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan serta Penajam Paser Utara dan Bulungan.

Penyaluran Raskin di Samarinda Baru 65 Persen

23 September 2011

Penyaluran Raskin di Samarinda Baru 65 Persen SAMARINDA,- Distribusi raskin (beras miskin) bagi 28.058 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) di Samarinda, Kalimantan Timur, baru mencapai 65 persen. Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Kota Samarinda, Erham Yusuf, Kamis (22/9/2011) menyatakan, beras yang telah disalurkan hingga periode Agustus 2011 baru 3.332.175 kilogram atau sekitar 65 persen dari pagu beras untuk RTS-PM pada pada 2011 yakni sebanyak 5.050.440 kilogram. "Terdapat 28.058 Kepala Keluarga miskin yang tersebar di 10 Kecamatan dan 53 Kelurahan yang berhak mendapatkan raskin. Saat ini, proses penyalurannya sedang berlangsung dan kami berharap hingga akhir tahun semua beras sudah tersalurkan ke RTS-PM tersebut," ucap Erham Yusuf.

Realisasi Investasi Kaltim Rp22,28 T

23 September 2011

Realisasi Investasi Kaltim Rp22,28 T SAMARINDA - Iklim investasi di Kaltim dari tahun ke tahun mengalami trend positif. Hal itu terbukti dengan pencapaian investasi yang terealisasi Januari hingga Agustus mencapai Rp22,28 triliun. Bahkan, investasi tersebut berpeluang bertambah hingga Desember nanti dan diyakini akan menembus angka Rp30 triliun. Demikian diungkapkan Kepala Badan Perizinan, Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim HM Yadi Sabian Noor kepada Koran Kaltim siang kemarin. "Laporan yang diperoleh sejak Januari hingga Agustus total investasi terealisasi di Kaltim telah melampaui target yakni Rp20 triliun. Karena laporan investasi saat ini sudah mencapai Rp22,28 triliun.

Tiga Negara Kerjasama Kelola Hutan Kalimantan

23 September 2011

Tiga Negara Kerjasama Kelola Hutan Kalimantan BALIKPAPAN- Tiga Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tiga negara yang berkawasan di Pulau Kalimantan yakni Indonesia, Malaysia dan Brunai Darussalam, sepakat bekerjasama 23 juta hektare hutan di Kalimantan yang menghubungkan tiga negara, menjadi kawasan ecowisata atau wisata lingkungan lintas batas. Program ini mereka beri tajuk Heart of Borneo (HoB) yang digagas di Balikpapan sejak kemarin hingga besok. Ketua Delegasi Indonesia yang juga Asisten Deputy Menteri Kehutanan, Andi Novianto, tahun ini sudah masuk tahun kelima tiga negara bekerjasama dalam upaya konservasi hutan.

Wawali buka Rakerda TP UKS Kota

22 September 2011

Wawali buka Rakerda TP UKS Kota SAMARINDA–Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan wadah dan program yang sangat efesien untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat yang bermuara pada peningkatan prestasi belajar siswa. Guna lebih mengembangkan program TP UKS serta menyepakati rencana strategis program UKS Tahun 2012, dilaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) UKS kota Samarinda di Ruang Rapat Utama Balaikota,“Raker ini harus menjadi agenda kesehatan.

Kaltim Terus Berkomitmen Tingkatkan Produksi Beras

22 September 2011

Kaltim Terus Berkomitmen Tingkatkan Produksi Beras SAMARINDA -Pemerintah Provinsi Kaltim terus berkomitmen meningkatkan produksi beras melalui peningkatan lahan-lahan di Kabupaten/kota. Hingga kini, di kabupaten/kota telah tersedia 305 ribu hektar, dari target yang diminta Pemerintah pusat sebanyak 200 ribu hektar. Demikian dikatakan Wakil Gubernur Kaltim, H Farid Wadjdy saat Syukuran dan Panen Padi Sawah, Musim Tanam Gadu 2011 di Desa Bayur, Samarida Utara.Lanjut Wakil Gubernur, lahan pertanian di Kaltim, khususnya Samarinda terus mengalami penurunan kuantitas lahan akibat beralih fungsi ke sektor lainnya. Bahkan, disebutkan lahan pertanian padi di Samarinda hanya tersisa 2.000 hektar dari sebelumnya 10 ribu hektar.

Pengembangan Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Hingga 35 Persen

21 September 2011

Pengembangan Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Hingga 35 Persen SAMARINDA –Keinginan kuat Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak untuk mengubah ketergantungan struktur ekonomi Kaltim terhadap sektor pertambangan menuju pengembangan sektor agribisnis cukup beralasan. Pasalnya, kontribusi sektor pertambangan tahun lalu saja mencapai 41,62 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), namun kontribusi terhadap serapan tenaga kerja hanya 5,93 persen.Kepala Bappeda Kaltim, H Rusmadi mengungkapkan, sektor pertanian yang memberikan kontribusi terhadap PDRB sebesar 5,63 persen, mampu menyerap tenaga kerja hingga 35,01 persen.