Berita Terbaru

RSS

Rp 54 M Bunga Utang PDAM Samarinda Dihapus

17 Februari 2010

 Rp 54 M Bunga Utang PDAM Samarinda Dihapus SAMARINDA – Departemen Keuangan (Depkeu) RI menghapus denda bunga utang PDAM Samarinda senilai Rp 54 miliar. Depkeu menilai PDAM mampu memenuhi 8 item persyaratan yang ditawarkan. Sehingga PDAM Samarinda tinggal menyelesaikan sisa utang pokok sebesar Rp 27 miliar. Utang PDAM tercatat sejak 1980-an silam. Maka itu, PDAM harus memenuhi persyaratan yang diajukan Depkeu untuk penghapusan denda bunga utang ini, salah satunya mengganti water meter pelanggan dengan menggunakan anggaran sendiri. "Ini merupakan kabar gembira. Rencana penghapusan denda bunga utang telah disetujui Depkeu pada 11 Februari 2010 lalu, sehingga bisa mengurangi beban dari PDAM," kata Syarif Rahman Hakim, Humas PDAM Samarinda

Awang Sebut Surat ke ICSID Palsu

17 Februari 2010

Awang Sebut Surat ke ICSID Palsu SAMARINDA – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak membantah keras telah mengeluarkan suratkepada Sekjen International Centre for Settlement of Investment Disputers (ICSID), agar melanjutkan perkara arbitrase divestasi saham PT Kaltim Prima Coal (KPC). Surat itu palsu. "Saya tidak pernah membuat surat apapun selama jadi Gubernur Kaltim. Terkecuali dulu, waktu jadi Bupati Kutim memang benar ada satu surat yang saya buat dan tandatangani, itu pun ketika persoalannya menyangkut penjualan saham KPC sebesar 5 persen. Nah kalau surat yang katanya ditujukan ke Sekjen ICSID, itu palsu!" kata Awang, Selasa (16/2) di kantor Gubernur.

Bappenas Siapkan Rp407 Triliun untuk Infrastruktur

16 Februari 2010

Bappenas Siapkan Rp407 Triliun untuk Infrastruktur Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Armida S. Alisjahbana mengatakan, pemerintah menyiapkan pendanaan melalui skema kemitraan dengan swasta untuk mendanai pembangunan infrastruktur sebesar Rp407 triliun. Kerjasama pemerintah dengan swasta dilakukan melalui badan usaha (termasuk swasta) yang dipilih melalui lelang dengan prinsip yang diatur dalam Pepres No.67/2005, papar Armida dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin

Pemprov Resmi Ambil Alih BSB

16 Februari 2010

Pemprov Resmi Ambil Alih BSB SAMARINDA – Pemprov Kaltim akhirnya secara resmi mengambil alih pertanggungjawaban teknis penyelesaian pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) Sei Siring dari Pemkot Samarinda. Hal itu setelah Walikota Samarinda menerbitkan surat pelimpahan kewenangan tersebut kepada Gubernur Kaltim. "Surat pelimpahan dari Walikota Samarinda sudah kami terima beberapa hari lalu. Itu artinya sudah secara resmi BSB pertanggungjawaban teknis kegiatan nantinya ditangani oleh Gubernur dalam hal ini Pemprov Kaltim," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Zairin Zain, Senin (15/2) di kantor Gubernur.

DPRD Janji Tindaklanjuti Segera Koordinasi dengan Disdik Samarinda

15 Februari 2010

 DPRD Janji Tindaklanjuti Segera Koordinasi dengan Disdik Samarinda SAMARINDA – Kondisi sekolah satu atap SDN 009 dan SMP 047 Samarinda juga mengundang keprihatinan DPRD Samarinda. Sejumlah anggota perwakilan rakyat menyatakan akan segera menindaklanjuti untuk memastikan kondisi sekolah yang diduga kurang mendapat perhatian. Ketua komisi IV DPRD Samarinda Arifin Idris mengatakan, DPRD akan sidak dalam waktu dekat. Tujuannya untuk memastikan kondisi di lapangan. Masalahnya memang ada beberapa masukan dan keluhan masyarakat. “Kami akan menindaklanjuti dan segera mencari solusinya, “ kata Arifin Idris. Dikatakan, selama ini hasil kunjungan DPRD Samarinda banyak temuan-temuan yang perlu dibenahi. Temuan-temuan tersebut akan dikoordinasikan kepada Pemkot Samarinda.

Hanura Kemungkinan Merapat ke Ipong Golkar dan Andi Harun Adu Calon Wawali

15 Februari 2010

 Hanura Kemungkinan Merapat ke Ipong Golkar dan Andi Harun Adu Calon Wawali Pendaftaran partai dan calon indepen untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda memang masih April nanti. Namun, hingga akhir Februari mendatang dipastikan terjadi tarik-menarik kepentingan bakal berlangsung. Salah satu kandidat bakal calon Wali Kota (Bacawali) Samarinda, Andi Harun, termasuk yang belum menentukan pilihan calon wawali. Sementara itu, tiga partai yakni PKS, PAN, dan Hanura, juga belum menentukan sikap akan ke mana. Satu partai lagi yakni PPP disebut-sebut sudah bergabung dengan Syaharie Jaang. Sementara itu, PKS dan PAN hampir pasti bergabung. Sedangkan Hanura, sejauh ini lebih condong ke Ipong Muchlissoni yang kini diusung PDIP Samarinda.

Minta Kompensasi Batu Bara

12 Februari 2010

Minta Kompensasi Batu Bara SAMARINDA – Sebuah perusahaan dari New Jersey Amerika Serikat (AS), Global First Financial Partners Inc, menyatakan minatnya untuk membangun jalan tol, jembatan Pulau Balang, rencana perluasan Bandara Sepinggan hingga pelabuhan Maloy di Kutim. Global cuma minta kompensasi berupa konsesi tambang batu bara. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Global dengan Pemprov Kaltim di gubernuran, Samarinda, Kamis (11/2). Di depan Presdir Global Fernando M Sopot, Asisten II Setprov Kaltim Muhammad Sya'bani mempresentasikan peluang investasi yang bisa dilakukan perusahaan itu di Kaltim. Diantaranya jalan tol dan pelabuhan Maloy.

Ancam Hentikan Tahapan Pilwali KPU Samarinda Minta Dana Pilkada Dicairkan

11 Februari 2010

Ancam Hentikan Tahapan Pilwali KPU Samarinda Minta Dana Pilkada Dicairkan SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda mengancam akan menghentikan seluruh tahapan pemilihan wali kota (Pilwali) karena Pemkot Samarinda belum mencairkan dana pemilihan kepala daerah (Pilkada) Samarinda. ”Kami akan hentikan tahapan Pilkada Samarinda karena tidak ada jaminan dana dari Pemkot Samarinda. Bagaimana kami mau bekerja jika kami selalu menggunakan dana probadi untuk menjalankan tahapan pilwali,” ungkap Kepala KPU Samarinda Syarifuddin Tangalindo. Ditambahkan, KPU Samarinda juga telah mengajukan dana talangan agar tahapan pilkada tetap bisa berjalan. Dana yang diminta sebesar Rp 1 miliar pada Januari lalu. Namun informasi yang dikumpulkan KPU Samarinda, diketahui saat ini Pemkot Samarinda tengah kehabisan dana.

Distribusi Air di Temindung Indah Tak Lancar PDAM Tuding Mati Lampu Penyebabnya

10 Februari 2010

 Distribusi Air di Temindung Indah Tak Lancar PDAM Tuding Mati Lampu Penyebabnya SAMARINDA - Keluhan warga di Perumahan Temindung Indah tentang distribusi air yang tidak lancar dibenarkan PDAM Samarinda. Meski demikian, PDAM menuding penyebabnya karena pemadaman listrik yang sering terjadi, sehingga distribusi juga tidak lancar. Humas PDAM Samarinda Syarif Rahman mengatakan, distribusi air di perumahan yang dikelola PT Artas Nusantara terpaksa dilakukan bergiliran dengan wilayah Sempaja. Penjadwalan ini karena kondisi air yang memang tidak mencukupi dan posisi perumahan yang berada di perbukitan. “Kami sedang memasang pipa untuk melengkapi distribusi air ke perumahan di Temindung Permai. Setelah selesai, suplai air pasti lancar,” kata Syarif Rahman kepada Kaltim Post, kemarin.

Jalan Longsor Tenggarong-Samarinda Makin Parah

09 Februari 2010

Jalan Longsor Tenggarong-Samarinda Makin Parah Jalan longsor di sekitar Kilometer 15 arah Tenggarong-Samarinda kian parah. Hingga Selasa (9/2/2010) kondisi jalan semakin amblas hingga mencapai sekitar empat meter dari badan jalan. Jalan berbahan beton itu mulai longsor Desember 2009 lalu. Pemkab Kukar sudah menganggarkan Rp 900 juta untuk perencanaan perbaikan. Pantauan Tribunkaltim.co.id di lapangan, belum ada aktivitas perbaikan. Sejak longsor, lalu lintas kendaraan hanya menggunakan satu jalur dari arah Tenggarong. Perusahaan Listrik Negara (PLN) terhitung dua kali memindahkan tiang listrik yang roboh tergerus longsor