Berita Terbaru

RSS

ITB Teliti Jembatan Mahakam

08 Maret 2010

ITB Teliti Jembatan Mahakam SAMARINDA – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kaltim melakukan test evaluasi Jembatan Mahakam pasca ditabrak kapal ponton RMN 352 milik Katika Samudra Adijaya (KSA) pada Sabtu (23/1) lalu. Tes menyeluruh terkait kondisi Jembatan Mahakam, tim teknis penanganan Jembatan Mahakam Dinas PU Kaltim didampingi tim ahli struktur, baja dan pondasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB).Kasubbid Perencanaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Kaltim Joko Setiono mengatakan, tim ahli dari ITB sudah melakukan beberapa test antara lain, test ultrasonic thicknes gauge (UTG), pengukur kekencangan baut (torsimeter), pengukur kondisi tiang pancang homogenitas pile cap dengan pilar secara keseluruhan dengan peralatan georadar.

Kinerja PDAM Disoal

05 Maret 2010

 Kinerja PDAM Disoal SAMARINDA – Warga dari berbagai wilayah, seperti Sambutan, Sentosa, dan Gerilya mempertanyakan kinerja PDAM yang tak kunjung baik. Meski sudah menyampaikan keluhan berkali-kali, tetap tidak ada solusi konkret, terutama distribusi air yang tidak lancar. Sabir salah satu warga Gerilya mengaku sangat menyesalkan kinerja PDAM. Masalahnya, air baru mengalir di atas pukul 00.00 Wita, sehingga sangat sulit mendapatkan air.Parahnya, kondisi semacam ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan hingga kini belum teratasi. “Kalau PDAM tidan percaya, silakan datang dan buktikan sendiri. Warga sangat sulit mendapatkan air,

Polder Gg Indra Mubazir

05 Maret 2010

Polder Gg Indra Mubazir SAMARINDA – Komisi III DPRD Samarinda menilai, keberadaan Polder atau kolam retensi untuk penanggulangan banjir di Gg Indra Jl Antasari adalah sebuah proyek mubazir. Sebab, pembangunannya selama ini tak memberikan arti apapun dalam menanggulangi banjir, terbukti setiap turun hujan deras, sejumlah kawasan di Jl Antasari dan sekitarnya tetap tergenang banjir. Hal itu terungkap ketika beberapa anggota Komisi III melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Polder Gg Indra, Kamis (4/3). Sidak dilaksanakan selain mengkrocek langsung kondisi, juga terkait Polder tersebut dihentikan pengerjaannya, dengan alasan kontrak kerja kontraktornya telah berakhir sejak 26 Februari lalu.

Ancam Tidak Dialokasikan di APBD

05 Maret 2010

Ancam Tidak Dialokasikan di APBD SAMARINDA – Ketua DPRD Samarinda Siswadi meminta Pemkot untuk segera bertindak tegas terhadap PT Nuansa Cipta Realtindo (NCR) dalam membangun Bandara Samarinda Baru (BSB) Sei Siring. Usai hearing (dengar pendapat) beberapa waktu lalu, NCR tidak melakukan apapun dalam mengerjakan BSB pasca dihentikan sementara karena proses audit, padahal sesuai kontrak kerja, NCR masih sebagai kontraktor BSB sebelum dilakukannya tender ulang. "Dari hearing kemarin, oke kami sudah sepakati kalau NCR tetap kami anggap sebagai kontraktor BSB karena selain penggantian belum dilakukan, penghentian pengerjaan masih bersifat sementara saja. Nah sekarang, kami melihat NCR tidak melakukan apa-apa untuk melanjutkan pengerjaannya. Ini sama saja disebut dengan wanprestasi, harus segera diberikan tindakan tegas," kata Siswadi

Tambang Jangan Seenaknya Pakai Jalan Negara

04 Maret 2010

Tambang Jangan Seenaknya Pakai Jalan Negara SAMARINDA – Selama dua hari, 1-2 Maret 2010, kunjungan kerja Gubernur Kaltim ke wilayah utara Kaltim melalui perjalanan darat yang cukup parah. Rombongan menggunakan 107 unit mobil bermula dari Samarinda ke Bontang, Sangatta Kutai Timur, Kelai, Berau Tanjung Redeb. Kerusakan parah mulai terjadi dari Sangatta menuju Simpang Perdau, Kutai Timur. Jalan tersebut alami 34 titik longsor. Berlanjut kerusakan jalan menuju Muara Wahau Kutai Timur yang penuh berlubang dan jalan aspal yang terputus-putus. Jalan negara yang dibangun sejak 1990 an itu disampingnya terdapat aktifitas tambang batubara. Bahkan, beberapa jalan tambang batubara memotong jalan negara.

Progress Jalan Pendekat Sudah 70 Persen

04 Maret 2010

Progress Jalan Pendekat Sudah 70 Persen SAMARINDA. Perjalanan panjang pembangunan Terminal Peti Kemas (TPK) di Palaran Samarinda yang saat ini sudah 95 persen, dimana suatu planning jangka panjang duet walikota-wakil walikota H Achmad Amins-H Syaharie Jaang merupakan kabar gembira menjelang masa akhir kepemimpinan mereka. "Saya gembira sekali melihatnya sekarang ini. Saya tidak membayangkan progres sudah 95 persen, kondisinya sangat luar biasa. Mungkin kalau masyarakat kita yang jarang mengikuti perkembangan media massa, nanti beberapa bulan mereka akan bingung kenapa pelabuhan peti kemas yang lama sudah hilang.

15 Ahli Teliti Kelayakan Jembatan Mahakam

04 Maret 2010

15 Ahli Teliti Kelayakan Jembatan Mahakam SAMARINDA – Sebanyak 15 orang tim ahli didatangkan dari Departemen Pekerjaan Umum (PU), Kamis (4/3) hari ini, untuk meneliti lebih lanjut kelayakan Jembatan Mahakam. Itu setelah ditabrak kapal ponton batu bara beberapa waktu lalu, khususnya yang terkait dengan struktur bangunan jembatannya, hingga kondisi rangka dan baja jembatan tersebut. Kepala Prevorsasi Jalan dan Jembatan Dinas PU Kaltim Budi Laksono mengatakan, sesuai yang telah dijadwalkan sebelumnya, kedatangan tim ahli jembatan dari Departemen PU tersebut tidak mengalami perubahan yakni Kamis (4/3) hari ini

Bisa Kontrol Penggunaan Listrik

03 Maret 2010

Bisa Kontrol Penggunaan Listrik SAMARINDA – Sebanyak 1.300 pelanggan prabayar Perusahaan Listrik Negara (PLN) Samarinda telah menggunakan sistem voucher listrik dan KWH Meter Prabayar, sejak tahun lalu. Sebanyak 1.300 pelanggan yang sebagian besar berada kawasan perumahan ini sekaligus menjadi pilot project penggunaan teknologi baru PLN ini. Menurut Max Tahapary, Manager PLN Cabang Samarinda, penggunaan voucher listrik belum disebarluaskan untuk seluruh pelanggan, karena investasi yang dibutuhkan cukup besar. PLN juga terus memperbaiki layanan KWH Meter Prabayar dan voucher listrik. "Saat ini baru 1.300 pelanggan pre-paid yang menggunakan layanan tersebut. Dengan menggunakan voucher listrik, pelanggan tak perlu ragu atau curiga terjadi kesalahan pencatatan meter listrik," kata Max saat ditemui Tribun.

Amins Minta Gubernur Penuhi Janji

03 Maret 2010

Amins Minta Gubernur Penuhi Janji SAMARINDA – Walikota Samarinda Achmad Amins meminta Gubernur dalam hal ini Pemprov untuk komitmen dalam menyelesaikan permasalahan proyek Bandara Samarinda Baru (BSB) Sei Siring sesuai dengan perjanjian awal yang tertuang dalam Memorandum of Agreement (MoA). Dimana dalam MoA itu disebutkan, jika Pemprov berkewajiban melakukan pembayaran terhadap kontraktor BSB yakni PT Nuansa Cipta Realtindo (NCR) sebesar 60 persen, sedangkan Pemkot Samarinda adalah 40 persen. Dengan sisa piutang NCR saat ini (sesuai progress 32 persen) yakni Rp 143 miliar, maka Pemprov harusnya berkewajiban membayar Rp 86 miliar, sedangkan Pemkot adalah sisanya Rp 57 miliar. "Harus sesuai komitmen awal dong, kan ada MoA-nya. Barangkali Gubernur salah hitung saja itu, jadi menyebutnya hanya akan membayar Rp 20 miliar," kata Amins, Selasa (2/3) saat ditemui di ruang kerjanya.

Pengawasan PKL Dianggap Parsial

03 Maret 2010

Pengawasan PKL Dianggap Parsial SAMARINDA. Sepanjang Jl Gadjah Mada khususnya di depan Kantor Gubernur sebelumnya memang sempat steril dari keberadaan PKL sejak beberapa bulan terakhir. Tapi dari pantuan Sapos, kondisi ini belum berjalan sepenuhnya. Terbukti, masih ada sebagaian PKL yang sering muncul di tempat larangan berjualan tersebut. Bahkan, selama sepekan terakhir, tampak PKL rental mobil mainan anak dan makanan ringan yang berjualan di depan kantor PLN Samarinda ini. Aksi itu membuat jajaran Satpol PP Kaltim kecewa karena mengabaikan surat Pemprov Kaltim bernomor 330368/Satpol-C/I/2010 tanggal 13 Januari 2010 yang dikeluarkan guna menindaklanjuti surat Gubernur terdahulu bernomor 330/10029/Pem.Um.C/IX/2009 tanggal 29 September 2009.