<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
	<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>Bappeda Kota Samarinda</title>
		<link>http://bappeda.samarinda.go.id</link> 
		<description>Berita Seputar Bappeda Kota Samarinda</description>
		<language>en-us</language> 
		<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 08:29:25 GMT</lastBuildDate>
		<ttl>10</ttl> 
	<item>
				<title>Perda Propinsi Disosialisasikan di Samarinda</title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2721</link>
				<pubDate>Wed, 16 May 2012 08:29:25 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA–Sejumlah unsur Anggota DPRD dan Pejabat Eksekutif Kabupaten Kutai Timur dan Bontang serta Kota Samarinda, Kamis (12/1) mendapat pemaparan tentang sejumlah Perda Pemerintah Propinsi Kaltim yang akan diberlakukan sebagai acuan pelaksanaan program pembangunan di Bumi Benua Etam, tidak terkecuali di kota Tepian Samarinda, di ruang rapat Wakil Walikota Samarinda lantai 2 Kantor Walikota.Lima produk hukum yang disosialisasi oleh dua anggota DPRD Propinsi masing-masing H Waris Husain dan Sudarno tersebut adalah Perda nomor 3 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, kemudian Perda nomor 2 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air, </p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
			<item>
				<title>Bahan Pangan Tersedia, Stabilitas Harga Terjaga</title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2720</link>
				<pubDate>Wed, 16 May 2012 08:12:50 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA–Serangkaian acara HUT Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur ke 55 tahun 2012, Kota Samarinda berhasil memperoleh Panji Keberhasilan  Pembangunan Bidang Ketahanan Pangan.Berkaitan dengan keberhasilan ini ketika dikonfirmasi tentang kinerja lembaga ketahanan pangan, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Daerah Kota Samarinda H Samsul Bachri menyebut  berdasarkan sumber data dari berbagai bidang, tingkat ketersediaan bahan pangan di Kota Samarinda selama tahun 2011 cenderung dapat dipenuhi dan selalu tersedia sesuai kebutuhan.</p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
			<item>
				<title>Blora ‘Berguru’ Benahi Infrastruktur</title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2719</link>
				<pubDate>Wed, 16 May 2012 07:55:21 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA–Sebagai kawasan daerah penyangga gula nasional untuk tahun 2013, Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah saat ini memiliki intensitas kegiatan pembangunan cukup tinggi, namun kenyataannya sarana infrastruktur berupa jalan maupun jembatan di daerah penghasil sapi potong unggulan tersebut saat ini tidak seperti yang diharapkan.
Selain minim banyak pula yang sudah mengalami kerusakan parah. Namun untuk memperjuangkan pengadaan maupun perbaikannya, jajaran pejabat dan anggota DPRD yang memiliki komoditi unggulan bidang pertanian dan perkebunan ini menemui beberapa kendala</p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
			<item>
				<title> Rp 3 Miliar Untuk Taman Raksasa</title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2718</link>
				<pubDate>Tue, 15 May 2012 10:20:48 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA – Pemkot tengah merencanakan penyusunan Detailed Engineering Design (DED) pembangunan taman raksasa di simpang Jalan Bhayangkara, Basuki Rahmat, Awang Long, dan Milono atau di eks SMA 1 dan SMP 1. Taman kota yang bakal mirip simpang lima Semarang ini diperkirakan memerlukan anggaran sebesar Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar.Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Samarinda Sugeng Chairuddin, di Balai Kota, Kamis (10/5). Dia mengatakan, DED taman kota itu akan diajukan di APBD Perubahan Kota 2012 sebesar Rp 200 juta.</p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
			<item>
				<title>Operator Seluler Siap Buka Askes Komunikasi di Perbatasan</title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2717</link>
				<pubDate>Tue, 15 May 2012 10:13:10 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA –Kebijakan Kaltim bebas Blank Spot Area 2013 atau upaya membuka keterisoliran akses jaringan telekomunikasi yang ditargetkan tuntas 2013 semakin mendekati terwujud. Pasalnya interpensi atau campur tangan pemerintah memfasilitasi membangunkan menara telekominukasi di tiga kabupaten kawasan perbatasan disambut positif perusahaan operator seluler dengan bersedia bekerjasama memanfaatkan menara tersebut.</p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
			<item>
				<title>Bandiklat Gelar 12 Diklat Teknis Fungsional </title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2716</link>
				<pubDate>Tue, 15 May 2012 07:45:29 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA - Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Kaltim selama tahun anggaran 2012 akan menyelenggarakan 12 Diklat Teknis Fungsional dan tiga ujian sertifikasi barang/jasa yang pembiayaannya melalui anggaran daerah dan anggaran pusat yang terprogram pada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
&quot;Diklat dilaksanakan sebagai upaya pembinaan penyelenggara Pemerintahan Daerah dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. </p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
			<item>
				<title>Penertiban Ditunda, Jukir Liar Boleh Bernapas Lega</title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2715</link>
				<pubDate>Mon, 14 May 2012 08:00:10 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA - Penertiban parkir liar di beberapa titik Kota Tepian yang semula ditarget Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda pada minggu ketiga bulan April, meleset. Hingga kini Dishub bahkan tak tahu pasti kapan penertiban dilaksanakan.
Pengawas Parkir Dishub Samarinda Muhammad Surya mengatakan, pihaknya terkendala kesiapan pelaksanaan penertiban. “Pelaksanaannya akan melibatkan jajaran polisi, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya, sehingga memakan waktu cukup lama,” ucap Surya.</p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
			<item>
				<title>Usul 20 Titik, Dapat 13 untuk Perbaikan Jalan</title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2714</link>
				<pubDate>Mon, 14 May 2012 07:53:43 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA – Dari perbaikan 20 jalan berstatus jalan kota yang diusulkan Pemkot Samarinda di APBD 2012, sebanyak 13 jalan yang terealisasi. Perbaikan jalan ini juga menjadi program prioritas DPRD Samarinda selain pemkot. Demikian disampaikan anggota Komisi III DPRD Samarinda Sudarno, kepada media ini, tadi malam.Sudarno mengatakan, kondisi jalan di Kota Tepian sudah memprihatinkan. Bahkan tak sulit menemukan jalan rusak atau berlubang di kota ini. “Tapi kalau hanya mengharapkan APBD Kota, saya rasa tak cukup. Perlu bantuan dari APBD Provinsi dan APBN,” jelasnya.</p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
			<item>
				<title>Tahun Ini Rancang DED, 2013 Mulai Dibangun</title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2713</link>
				<pubDate>Mon, 14 May 2012 07:50:06 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA – Pembangunan dua fly over (jalan layang) di kawasan Air Hitam dan Sungai Dama sepertinya bukan lagi rencana yang “melayang-layang”. Kini pemkot tengah merencanakan penyusunan Detailed Engineering Design (DED) yang bakal dianggarkan di APBD Perubahan 2012.
Belum lama ini, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan, pembangunan dua fly over itu sudah mendapatkan dukungan dari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Perencanaan DED sedang dimatangkan, pembangunan fly over akan dianggarkan di APBD Kota, APBD Provinsi, dan APBN 2013.Kondisi keuangan pemkot belum stabil, apa yakin bisa terbangun? Menurutnya, semua pihak harus mendukung, karena pemkot tetap optimistis. </p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
			<item>
				<title>Samarinda Layak Punya Jalan Layang</title>
				<link>http://bappeda.samarinda.go.id/berita.php?id=2712</link>
				<pubDate>Mon, 14 May 2012 07:44:29 GMT</pubDate> 
				<description><![CDATA[<p>SAMARINDA - Anggota Komisi V DPR RI Hetifah Sjaifudian mendukung pembangunan jalan layang (flyover) di Samarinda. Menurut Hetifah, sebagai ibukota Kaltim yang mulai padat arus lalu lintasnya, sudah sepantasnya mulai dipikirkan langkah pencegahan kemacetan di Kota Tepian. Salah satunya dengan cara membangun jalan layang seperti yang ada di kota besar sekelas Jakarta dan Surabaya. 
&quot;Saya kebetulan berkesempatan hadir juga dalam Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan, Red) tingkat provinsi Kaltim baru-baru ini.</p><br clear=all>]]></description>	
			</item>
				
		</channel>
	</rss>
	
