Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kota Samarinda

Berita

Kamis, 07 Desember 2017 | Oleh: iin

Rumah Kemasan Segera Di Fungsikan

Foto:

SAMARINDA - Guna mengoptimalkan hasil Usaha Kecil Menengah (UKM) perlu meningkatkan nilai jual beli, salah satunya dari kemasan suatu produk, sebenarnya saat ini telah tersedia rumah kemasan, namun peranannya belum terlihat lantaran sangat terbatas penyediaan peralatannya. Senin (4/12) Wakil Walikota Nusyirwan Ismail kembali melakukan peninjauan guna memantau kembali progres peruntukannya. Pertama rumah kemasan di Pasar Hewan Kelurahan Tanah Merah yang berasal dari APBD provinsi awalnya untuk mendukung hasil pertanian dan peternakan.“Ini akan menjadi kawasan satu kesatuan. Gunanya untuk menampung hasil olahan dari bidang peternakan dan perikanan atau pasca panen serta untuk industri rumah tangga lainnya. Sehingga bisa mengangkat nilai jual,” ujar Nusyirwan.Dengan demikian kedepannya bisa dipasarkan di minimarket dan sesuai dengan keinginan konsumen dengan kemasan yang menarik.Selebihnya ia juga menambahkan untuk pengelolaan seharusnya berada di bawah Dinas Pertanian yang terdapat bidang peternakannya.“Namun sebelum ada perombakan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dikelola Dinas Peternakan, dan saat ini akan dialihkan ke Dinas Pertanian karena memang ada bidangnya, makanya di Rumah Kemasan di daerah ini akan difokuskan olahan RPH (Rumah Potong Hewan), RPU (Rumah Potong Unggas) dan pengelolaan Pasar Hewan juga akan kami arahkan pembentukan UPTD dibawah naungan Dinas Pertanian,” jelasnya.Tinjauan berlanjut ke Rumah Kemasan di Jalan AW Syahranie. Namun bedanya Rumah Kemasan di lokasi ini akan lebih fokus untuk hasil olahan pertanian.“Yang pasti rumah kemasan ini saya minta tetap dijaga dan targetnya tahun depan akan dioperasikan namun tetap tidak membebani APBD,” imbuh Nusyirwan. Terpisah anggota Komisi I DPRD Samarinda Suparno menambahkan upaya mengoptimalkan Rumah Kemasan patut didukung.“Karena saat ini di setiap mall disediakan stan khusus produk lokal. Makanya hal ini harus dioptimalkan sehingga perlu ada perbaikan kemasan untuk mendukung masuknya produk lokal agar bisa bersaing dengan produk luar yang saat ini sudah lebih baik kemasannya,” singkat Suparno.

Berita Terkait

Resolusi SKM 2025

12 Desember 2017

Pendidikan Jadi Kunci

12 Desember 2017