Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kota Samarinda

Berita

Selasa, 09 Mei 2017 | Oleh: admin

Berharap di APBD Perubahan

Foto: dok samarinda kota tepian *istimewa

SAMARINDA – Belum rampungnya pembebasan lahan untuk jalan penghubung membuat Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II diragukan beroperasi Oktober nanti. Pemkot Samarinda diwajibkan menyiapkan dana Rp 57,1 miliar untuk lahan yang berada di segmen Sungai Kapih, Sambutan.Masalahnya, pemkot belum memasukkan anggaran tersebut dalam draf APBD 2017. “Padahal ini serius,” kata Syamsul Komari, kepala Dinas Pertanahan Samarinda kemarin.Dia berharap, anggaran yang sifatnya mendesak tersebut segera dicarikan solusi. Salah satunya di APBD Perubahan. Menurut Syamsul, sejak awal tahun sejatinya anggaran untuk pembebasan lahan sudah dialokasikan. Mengingat jembatan yang dibangun dalam kurun 14 tahun itu sangat dinanti warga Samarinda. Terlebih, pada Januari lalu, uji beban sudah dilakukan.“Mudah-mudahan bisa tembus (masuk APBD Perubahan). Lagi pula, tim appraisal sudah ada. Tinggal bayar saja lagi," jelasnya. Terkait luas lahan, Syamsul menyatakan tidak mengetahui secara pasti. Hanya, di lahan tersebut tidak terdapat bangunan bahkan bebas dari permukiman.Respons cepat diambil Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Dia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera menindaklanjuti. “Tinggal disusun saja rancangan anggarannya," terangnya.Selain itu, Jaang menyampaikan, anggaran tersebut segera diajukan di APBD Perubahan. "Rencananya, kami membahas kembali APBD Perubahan ini Juni atau Juli mendatang," tutupnya.