Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kota Samarinda

Berita

Senin, 05 Juni 2017 | Oleh: sri indarni amalia

Pemkot tak Bisa Beri Izin

Foto: tambang batu bara

SAMARINDA - Peraturan Daerah (Perda) tata ruang pertambangan, yang merupakan produk lama Pemkot Samarinda, akan ditinjau ulang.Penyebabnya, banyak ruang di Samarinda yang akhirnya tak bisa digunakan lantaran berstatus lahan eks tambang.Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengungkapkan, dirinya kedatangan investor perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Lokasi perumahannya, di salah satu lahan eks tambang di Kota Tepian.

Pengusaha ini, sudah mendapatkan lampu hijau dari Distamben (Dinas Pertambangan dan Energi) Provinsi, untuk memanfaatkan lahan eks tambang itu

"Pengusaha ini, sudah mendapatkan lampu hijau dari Distamben (Dinas Pertambangan dan Energi) Provinsi, untuk memanfaatkan lahan eks tambang itu," ungkap Nusyirwan. Meski sudah mengantongi restu Distamben Provinsi, menurut Nusyirwan, Pemkot tidak bisa menyegerakan penerbitan izin perumahan tersebut."Ya kita tidak bisa, karena ada Perda yang menguatkan tata ruang area tambang tadi," kata Nusyirwan.Berbeda jika lokasi lahan yang diajukan pengusaha, di luar area pertambangan. Pemkot, kata Nusyirwan, bisa segera menerbitkan izinnya.

Berita Terkait