Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kota Samarinda

Berita

Senin, 10 Juli 2017 | Oleh: sri indarni amalia

Tim TAPD Segera Merapat ke Banggar

Foto: marapat ke banggar

SAMARINDA – APBD Perubahan dipastikan akan segera dibahas dalam waktu dekat oleh Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar). Sebagai Ketua TAPD baru yang baru mengenyam tugas menjadi Sekda Kota Samarinda, menjadi tantangan tersendiri bagi Sugeng Chairuddin menghadapi defisit. Sebagai pucuk pimpinan  ASN tertinggi, Sugeng memastikan tidak akan banyak kegiatan baru. “Namun kalau ada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang mau mengajukan tambahan anggaran dipersilakan saja, namun tidak bisa dipastikan akan langsung disetujui. Segera akan kita bahas ini bersama Banggar (Badan Anggaran),” kata Sugeng.  Ia mengaku dalam pembahasan APBD Perubahan nantinya akan fokus pada pergeseran anggaran untuk kegiatan yang lebih diprioritaskan untuk menyesuaikan anggaran yang tersedia. “Nanti kalau sudah rampung pembahasan bersama dengan pihak DPRD. Baru akan terlihat mana kegiatan yang dikurangi mana yang harus dijalankan sebagai kegiatan prioritas. Biar bagaimana pun. Kalau ke dewan sudah menyepakati baru bisa sahkan APBD Perubahan” urainya. Ia pun memastikan segera merapat ke Kantor Sekretariat DPRD Kota Samarinda Jalan Basuki Rahmat.“Segera kesana paling tidak pekan depan. Apapun isinya harus kita bahas bersama-sama. Yang pasti kegiatan prioritas itu berupa pemenuhan RTH (Ruang Terbuka Hijau) dan pengentasan banjir” tegas Sugeng. Sebelumnya beberapa OPD yang sudah mengajukan anggaran tambahan yaitu Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) akan mengajukan ambahan anggaran Rp 7 miliar untuk penuntasan museum dan Bidang Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rp 2 miliar untuk dana swakelola. “Untuk rinciannya saya belum terima apa saja yang sudah ada dan dari OPD mana saja yang mengajukan, yang pasti fokus kita tetap untuk banjir,” imbuhnya.  Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda Asli Nuryadin juga mengaku belum mengetahui secara kegiatan yang dipastikan akan masuk dalam APBD Perubahan.“Untuk kerangkanya masih dalam pembahasan bersama dengan BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah). Namun kami akan rampungkan dulu persoalan isinya lalu kita ajukan dengan  pihak DPRD,” singkat Asli.