Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kota Samarinda

Berita

Jumat, 12 Januari 2018 | Oleh: iin

Pemukiman di Bantaran Sungai Rawan Kebakaran

Foto:

SAMARINDA. Kawasan Kelurahan Karang Asam Ilir umumnya merupakan daerah padat pemukiman penduduk. Khususnya di bantaran anak sungai Karang Asam Kecil, rumah-rumah warga umumnya saling berhimpitan. Tak hanya itu, umumnya juga rumah penduduk merupakan bangunan kayu yang rata-rata sudah termakan usia.Kondisi lokasi dan bahanan bangunan tersebut dianggap Lurah Karang Asam Ilir, Suwardi, sangat rawan terhadap ancaman kebakaran.
"Kalau imbauan waspada kebakaran sudah sering kami gaungkan di setiap acara-acara kemasyarakatan. Warga kami minta berhati-hati dan memperhatikan kondisi listriknya," ujar Suwardi.Suwardi meminta warga mengecek instalasi listrik mereka. Jika memang dianggap sudah tua, warga diminta membenahinya.
Kemudian juga menurut Suwardi hal lain yang tak kalah penting, warga diminta mempersiapkan mesin portabel. "Kalau perlu dan keinginan saya, satu RT punya minimal satu mesin portabel. Tujuannya apa?yaitu sebagai penanganan awal jika sewaktu-waktu terjadi ancaman kebakaran," kata Suwardi."Jika ada mesin portabel dan selang, kemudian ditambah warga yang terlatih, tentu efektif mengantisipasi kebakaran. Minimal bisa meredam api tak terlalu membesar, sementara menunggu petugas pemadam datang," kata Suwardi lagi.Ditambahkan Suwardi, dari 35 lingkungan RT di wilayahnya, beberapa diantaranya memang sudah memiliki mesin portabel dan petugas pemadam kebakaran."Harapan saya semua bisa dan memiliki kebisaan cara memadamkan api yang benar," pungkas Suwardi.