Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kota Samarinda

Berita

Senin, 11 Desember 2017 | Oleh: iin

Citra Niaga

Foto:

SAMARINDA – Citra Niaga sebagai jantung perdagangan Kota Tepian kian redup. Menjadikan kawasan ini sebagai sentra usaha kecil menengah pun belum mampu mengembalikan pamor yang telanjur pudar. Kini, Pemkot Samarinda bakal merestorasi kompleks yang berhasil memperoleh penghargaan Aga Khan Award pada 1994.Bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Citra Niaga bakal dipugar 2018. Duit Rp 1,5 miliar pun sudah diajukan di APBD 2018. “Rencananya, pemugaran fokus membangun pelindung matahari dan street art. Jadi, selain sentra UKM juga destinasi wisata dan pedestrian,” ucap Aji Syarif Hidayatullah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda, Jumat (8/12).Nantinya, kata dia, upaya mempercantik Citra Niaga tak hanya bergantung dengan keuangan daerah. Ada sharing program yang ditempuh pemkot lewat corporate sosial responsibility (CSR). “Sudah ada beberapa perusahaan yang bersedia (memberi CSR). Kami fokuskan untuk membenahi fasum (fasilitas umum) seperti bangku dan memperbaiki paving block yang rusak,” sambung Dayat, sapaannya.Di kawasan UKM, lanjut Dayat, bakal direnovasi. Beberapa toko yang sudah dirombak pemiliknya bakal dikembalikan ke bentuk awal. Beratapkan sirap bukan seng. Tapi pemugaran itu tak menggunakan APBD. Namun menggunakan kocek tiap-tiap pemilik toko.Pemkot tentu tak menutup mata dengan lesunya minat masyarakat berkunjung ke kawasan itu memberi dampak terhadap pendapatan pedagang di Citra Niaga. Ada solusi lain, yakni memanfaatkan kredit perbankan untuk renovasi itu. “Biayanya pun transparan. Sesuai kebutuhan renovasi. Kami akan bantu kawal jadi tak ada permainan harga renovasi nantinya,” ujarnya.Apalagi, memoles Citra Niaga masuk program smart city yang tengah digalakkan pemkot. Khususnya konsep city walk sehingga kompleks perniagaan itu dapat menjadi ruang terbuka publik.