Pemerintah Kota Samarinda

BAPPEDA

Ke atas

Buang Limbah di Drainase, DLH Siapkan Sanksi

   Administrator
30 January 2018
138  Kunjungan
0  Komentar

Sumber Foto: -

SAMARINDA. Proses pengelolaan limbah warung makan di Kota Tepian masih minim perhatian. Para pengusaha kuliner masih banyak yang kedapatan membuang sisa produksi ke saluran air. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Nur Rahmani, masalah tersebut sudah disampaikan kepada semua pemilik usaha warung makan agar setiap sisa sampah tidak dibuang ke saluran air karena hal itu dapat mencemari lingkungan. “Untuk usaha yang ada izinnya sudah disampaikan supaya limbah dapat disediakan tempat penampungan sementara,” ucap wanita yang akrab disapa Yama ini.  Untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan, pihaknya akan melakukan peninjauan terhadap seluruh pengelolaan limbah oleh pemilik usaha warung makan tersebut. “Nanti akan kami tinjau lagi setiap pengelolaan limbah warung makan yang ada di Samarinda,” paparnya.

Dia berharap kondisi itu dapat diperhatikan oleh seluruh Dinas terkait agar dapat menindak setiap usaha yang  belum atau sudah meiliki izin usaha. “Karena bagi pemilik usaha yang ada izinnya sudah kami sampaikan aturan dalam pengelolaan limbah,” terangnya.Hal itu tidak akan dibiarkan, karena limbah yang dibuang ke drainase menimbulkan aroma yang tidak sedap.  Pihaknya akan terus memantau setiap aktivitas para pelaku usaha kuliner agar bisa memastikan siap sampah dapat dikelola dengan baik. “Sekarang ini banyak warung makan yang memasukan surat permohonan izin ke kantor kami,” pungkasnya.

Tidak Tersedia dalam mode landscape