Pemerintah Kota Samarinda

BAPPEDA

Ke atas

Kota Samarinda Kembali Meraih Penghargaan TIPD Terbaik Nasional

   Administrator
01 August 2018
89  Kunjungan
0  Komentar

Sumber Foto: bappeda kota

Kota Samarinda untuk kedua kalinya kembali meraih penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terbaik nasional. Penghargaan TPID terbaik 2017 diterima Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dari Presiden RI Joko Widodo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (26/7). Penghargaan diberikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IX TPID 2018 yang diadakan Bank Indonesia (BI).Samarinda menjadi satu-satunya kota di Kaltim dan Kalimantan yang meraih penghargaan TPID terbaik. Selain Samarinda, ada Kota Padang, Kediri, Makassar, dan Ternate yang mendapatkan penghargaan serupa.Untuk kategori TPID terbaik tingkat provinsi diraih Provinsi Sumatra Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Untuk Kategori TPID berprestasi tingkat kabupaten/kota diraih Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Bangli, Kabupaten Banjar, Kota Bitung, Kabupaten Manggarai Timur.
“Alhamdulillah setelah tahun lalu mendapatkan TPID terbaik tahun 2016, Kota Samarinda kembali meraih TPID Terbaik tahun 2017. Terima kasih kepada TPID kota Samarinda, baik dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Timur, Bulog, BPS, distributor maupun lembaga dan OPD terkait serta para stakeholder juga masyarakat, sehingga inflasi kota Samarinda bisa terkendali,” ucap Jaang.
Menurut Jaang, keberhasilan mengendalikan inflasi ini tidak terlepas dari kekompakan TPID Kota Samarinda dan dukungan pemerintah provinsi karena Samarinda sebagai ibu kota provinsi. “Seperti masalah harga cabai naik, BI mendukung petani dalam menanam cabai. Pedasnya cabai ini bisa menjadi biang inflasi. Begitu juga persoalan lainnya, sehingga TPID bisa melakukan upaya upaya mengendalikan inflasi,” ungkap Jaang.Intinya, lanjut Jaang, bagaimana mereka selalu bekerja ekstra menjaga kecukupan pasokan agar terhindar dari kelangkaan sembako, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif.  “Kita akan berusaha menjaga kecukupan stok dan kestabilan harga. Kelancaran distribusi pun cukup vital dampaknya, terutama dari jalur bongkar muat di pelabuhan. Ini harus dijaga. Melalui TPID ini kita berkoordinasi mengatasi permasalahan, dan rutin melakukan pertemuan koordinasi,” tandasnya.
Menurut Jaang, ke depan, Presiden RI menargetkan tingkat inflasi nasional di angka 1 atau 2, sehingga jika memiliki pertumbuhan ekonomi 5, ke depan ada selisih 3 sehingga masyarakat bisa leluasa membelanjakan uangnya untuk pemenuhan kebutuhan hidup.

Tidak Tersedia dalam mode landscape