Pemerintah Kota Samarinda

BAPPEDA

Ke atas

Pemkot Samarinda Masih Moratorium Minimarket Modern

244  Kunjungan
0  Komentar

Sumber Foto: tribun kaltim

Hingga saat ini, Pemkot Samarinda masih memberlakukan moratorium pendirian minimarket modren. Dan saat ini, DPRD Samarinda tengah mengodok Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur seputar pendirian minimarket modern tersebut.Namun di tengah moratorium tersebut, muncul sejumlah minimarket modern di sejumlah titik, di antaranya di Kelurahan Sidodadi, Kelurahan Sambutan, Kelurahan Dadi Mulya. Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun Tribun, Minggu (8/4), sekilas, mulai dari cat, seragam penjaga toko hingga bentuk toko mirip dengan minimarket-minimarket modren yang sudah berdiri. Hanya saja, nama yang dipampang berbeda.Menanggapi hal ini, Penjabat (Pj) Walikota Samarinda Zairin Zain ketika dikonfirmasi akhir pekan lalu menyebut akan memerintahkan instansi terkait untuk melakukan pengecekan. Jika keberadaan minimarket tersebut hanya modus dan ternyata bermanajemen sama dengan minimarket yang sudah berdiri, maka tentunya akan ada tindakan tegas.
Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pemkot Samarinda masih Moratorium Minimarket Modern,

Pada prinsipnya, kata Zairin, Pemkot Samarinda tak pernah melarang investasi bertumbuh di Kota Samarinda. Adanya investasi tentunya bisa membuat sebuah daerah semakin berkembang dan membuka lapangan kerja.Hanya saja, aturan yang sudah ada harus dipatuhi. Pemkot Samarinda tentunya memiliki alasan kenapa moratorium tersebut harus diberlakukan. Terutama dari sisi kondusifitas wilayah dan memberikan peluang bagi pemilik warung-warung kecil untuk memperoleh penghasilan. "Kasihan juga warung-warung kecil itu, nggak ada yang beli," ujarnya.Sementara itu Kepala Bagian Humas Pemkot Samarinda Syahruddin SY menambahkan, instansi yang berkaitan dengan perizinan sudah diminta untuk melakukan pengecekan. Nantinya, titik-titik pendirian minimarket akan disesuaikan dengan izin yang pernah diterbitkan Pemkot Samarinda."Kalau memang titiknya di luar izin yang diperbolehkan, ya nggak boleh. Apalagi kalau itu ternyata mereka tapi nama beda, ya nggak boleh. Itu sudah pembohongan publik," ujarnya.Di satu, kata Syahruddin, momentum adanya moratorium juga harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pemilik warung kecil. Saat ini, jelasnya, keunggulan minimarket modren utamanya adalah kenyamanan, dan kemudahan untuk mendapatkan produk yang diinginkan. Dan dua hal ini masih sangat sulit ditemui ketika berbelanja di warung-warung kecil.Ditegaskannya, kenyamanan dan kemudahan ini bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan. Merubah prilaku ini juga tanpa biaya dan hanya bermodal kemauan. Jika pemilik warung kecil mau berubah, pasti ada saja pembeli yang datang ke warungnya. Apalagi, kata dia, harga produk di warung kecil juga relatif lebih murah dibanding ketika berbelanja di minimarket modren."Kalau di minimarket itu kan simpel. Tinggal ambil. Ya pemilik warung kecil ini juga berubahlah. Walau barangnya sedikit, susunlah dengan baik, ditatalah, cepat dilayani," ujarnya.artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pemkot Samarinda masih Moratorium Minimarket Modern,

Tidak Tersedia dalam mode landscape