Pemerintah Kota Samarinda

BAPPEDA

Ke atas

Samarinda Perlu Meniru Konsep Banjir Ala Banjarmasin

49  Kunjungan
0  Komentar

Sumber Foto: tribun kaltim

SAMARINDA - Zairin Zain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim akhirnya mengakhiri masa jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Walikota Samarinda.Saat ini, Kota Samarinda kembali dipimpin Walikota Syaharie Jaang, yang sejak tanggal 15 Februari - 23 Juni 2018 lalu menjalani cuti di luar tanggungan negara, karena mengikuti kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tahun 2018.Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pesan Pj Walikota soal Banjir; Samarinda Perlu Meniru Konsep Relokasi Ala Banjarmasin,Serah terima jabatan secara resmi dari Pj Walikota Samarinda ke Walikota Samarinda definitf akan digelar di Lamin Etam Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Selasa (26/6/2018).Dalam sambutannya di acara Halal Bihalal bersama jajaran Pemkot Samarinda yang digelar di GOR Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, Senin (25/6/2018), Zairin memberikan sejumlah pesan.Di antaranya, Zairin menyinggung seputar penanganan banjir di Kota Samarinda dan pentingnya membangun koordinasi antara Pemkot Samarinda dengan Pemprov Kaltim dan Pemerintah Pusat.Zairin yang dikonfirmasi lebih jauh menyebut bahwa selama menjabat sebagai Pj Walikota selama sekitar 5 bulan, dia sudah berupaya agar apa yang sudah diprogramkan Kepala Daerah bisa tetap berjalan dengan baik.Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pesan Pj Walikota soal Banjir; Samarinda Perlu Meniru Konsep Relokasi Ala Banjarmasin, "Kalau kita nggak fokus dan anggaran minim, programnya tersebar, kita nggak bisa menyelesaikan satu masalah pun. Tapi kalau kita fokus, itu bisa kita selesaikan," ujarnya.Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pesan Pj Walikota soal Banjir; Samarinda Perlu Meniru Konsep Relokasi Ala Banjarmasin,Selain itu, kata Zairin, membangun komunikasi yang baik dengan Pemprov Kaltim dan Pemerintah Pusat menjadi sebuah keharusan.Terbukti selama dia menjabat Pj, sejumlah masalah di Kota Samarinda, di antaranya pembangunan infrastruktur bisa terselesaikan berkat adanya komunikasi yang baik dengan Pemprov Kaltim.Jika komunikasi terputus dan Pemkot Samarinda hanya terkesan menunggu, permasalahan yang ada juga tidak akan pernah tuntas."Saya sudah coba kemarin, ada komunikasi dan Alhamdulillaah ada masalah yang bisa diselesaikan," ujarnya.Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pesan Pj Walikota soal Banjir; Samarinda Perlu Meniru Konsep Relokasi Ala Banjarmasin,Khusus untuk persoalan banjir, ada sejumlah hal yang menurutnya menjadi catatan penting.Zairin menyebut, kunci mengurangi permasalahan banjir masih tidak jauh-jauh dari normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM).Dan bicara normalisasi SKM, ujung-ujungnya adalah bagaimana menyediakan hunian yang layak untuk ribuan warga yang akan direlokasi dari bantaran sungai.Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pesan Pj Walikota soal Banjir; Samarinda Perlu Meniru Konsep Relokasi Ala Banjarmasin,Dan harus diakui, menyiapkan ribuan rumah bukanlah pekerjaan gampang. Pasalnya, anggaran yang dibutuhkan untuk menyiapkan lahan, membangun fisik rumah beserta fasilitas pendukungnya juga tidak sedikit.Dan selama rumah-rumah belum disiapkan, maka normalisasi SKM tidak akan bisa direalisasikan.Untuk itulah, kata dia, konsep relokasi ini memang harus dirubah. Hunian yang akan disediakan bukan lagi rumah tapak, melainkan berkonsep rumah susun (rusun) alias memanjang ke atas.Dia mencontohkan penyelesaian relokasi di seputaran Gang Nibung, yang memang kerap menyita perhatian.Di titik ini, bisa dibangun rusun yang lokasinya tidak jauh dengan rumah warga semula.Konsep relokasi seperti ini menurutnya sudah berhasil dilakukan di Kota Banjarmasin."Misalnya di Gang Nibung, itu nggak usah kita pindahkan. Tapi kita tata dengan baik. Dengan pembangunan 3 lantai ke atas, di bawahnya parkir, ada jalan bersih. Mengatasi banjir bisa, memberi dampak untuk pariwisata juga bisa, dan sungai kita bersih"."Jadi mereka tetap mendapatkan fasilitas air, listrik, dan tinggal di sekitar itu juga," katanya.Dan tak kalah penting, bagaimana memberikan pemahaman kepada warga yang akan direlokasi, seputar keuntungan yang bisa didapat ketika tinggal di rusun."Bagaimana memberikan pemahaman itu, menjadi tugas kita bersama," ujarnya.Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pesan Pj Walikota soal Banjir; Samarinda Perlu Meniru Konsep Relokasi Ala Banjarmasin,

Tidak Tersedia dalam mode landscape